Paper 3

                                                             Program Diri

Pemrograman diri adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan. Kita sering mengatakan bahwa pemrograman diri bukanlah suatu hal yang bisa diinvestasikan di awal kemudian dinikmati hasilnya kelak. Pemrograman diri adalah upaya konsisten terus-menerus dan berkesinambungan. Kita tidak bisa berpikir positif sekali kemudian bebas mau berpikir negatif selanjutnya.

Mungkin karena alasan ini, begitu banyak orang yang gagal atau berhenti melakukan program diri. Mereka berpikir bahwa pemrograman diri itu susah. Dan sebagai hasilnya itulah yang terjadi. pemrograman diri menjadi sangat susah untuk dilakukan.

Dan salah satu cara untuk melakukan pemrograman diri tanpa berasa melakukan pemrograman diri adalah “Ucapkan kata terima kasih sesering mungkin!“. Dengan membiasakan diri anda, melakukan hal-hal kecil seperti mengucapkan kata terima kasih sesering mungkin anda akan selangkah lebih maju dari orang-orang yang banyak melakukan pemrograman diri, namun tak fokus pada satu macam pengembangan diri. Ada banyak sekali keuntungan yang anda dapatkan jika membiasakan mengucapkan kata “terima kasih” di antaranya adalah
1. Melejitkan kesuksesan anda dalam berhubungan dengan manusia.
2. Membuat anda merasa bahagian setiap saat.
3. Meningkatkan Postitive Feeling.
4. Meningkatkan keyakinan anda pada diri sendiri, orang lain, dan Tuhan
5. Mendongkrak kepercayaan diri.
6. Anda akan lebih mudah untuk mensyukuri segala sesuatu. Melejitkan Positive Thinking.

Memrogram diri sendiri juga didefinisikan suatu bentuk pengaturan diri agar hidup kita menjadi lebih teratur dan mantap dalam melakukan sesuatu. Seperti, kapan kita akan bangun tidur, dengan apa kita akan makan, dan lain sebagainya. Hal ini layaknya menghipnotis diri sendiri (Mono Hypnotis) yang lama kelamaan akan menjadi kebiasaan.

Dan kalau kita salah program, maka akan sangat berbahaya bagi diri kita. Contoh sederhananya adalah untuk mengatur kapan kita bangun tidur. Saat kita beranjak ke kamar tidur dan kemudian kita merebahkan diri ke tempat tidur, maka langkah selanjutnya adalah berdoa terus tidur. Bila kita lalai, bisa saja kita menjadi bangun kesiangan atau malah kita tidak bisa bangun lagi. Bukan berarti membuat kita ketakutan. Paling tidak, pahami saja alurnya.

Memang saat kita akan tertidur, terkadang luapan emosi baik itu berupa senang, sedih sampai dengan marah akan ikut serta, yang nantinya akan terbawa ke alam mimpi. Tapi yang terpenting adalah memrogram diri kita, kapan kita akan bangun. Dalam tubuh kita, khususnya dalam alam bawah sadar, ada jam khusus yang menyerupai jam yang kita miliki. Jika kita menginginkan bangun pagi jam 4 pagi, maka kita akan bangun tepat pada jam itu. Tapi bagaimana kalau kita langsung tidur, tanpa ada tanda kapan kita bangun dan tidak berdoa, kita akan tidak nikmat setelah bangun tidur atau malah kita hanya menyukai dunia khayalan mimpi dan tidak suka dunia nyata atau lebih parah lagi kita akan mencap diri kita pemalas.

Contoh lain yakni seorang ahli pikir, entah dia itu seniman, pengarang lagu, pelukis dan sebagainya. Saat dia berpikir cukup keras dan belum juga menemukan ide, maka dia akan bersantai- santai terlebih dahulu dan menunggu. Makanya pekerjaan mereka lebih dalam hal kebebasan, baik itu bebas kapan mengerjakannya, dimana pun tempatnya atau pakai apa saja. Setelah prosesnya dilakukan oleh bawah sadar yang telah diperintah oleh diri kita secara sadar, baru ide – ide cemerlang bermunculan.

Hal diatas adalah contoh saja. Dan masih banyak perihal lain yang dapat kita lakukan dengan baik. Karena dengan memrogram diri sendiri, berarti kita telah memberikan perintah kepada bawah sadar kita untuk bertindah semestinya. Dengan begini kita telah belajar untuk memahami diri kita khususnya raga kita ini. Karena yang mengatur hidup kita adalah diri kita sendiri dan semuanya itu adalah ikmat dari karunia Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan penjabaran diatas dapat diambil suatu penjelasan yang menarik bahwa dalam hidup seseorang perlu adanya program diri atau pengaturan diri untuk menghadapi hidup ini dengan baik dan teratur. Jika seseorang tidak dapat mengatur hidupnya dengan baik akibatnya dia akan menjadi malas dan kemungkinan besar sulit untuk mencapai cita-cita yang akan dicapainya.

Inilah yang akan dibahas dalam paper ini tentang bagaimana cara memprogram diri sampai kita bisa menikmati dan memenuhi diri kita sendiri agar nantinya kita bisa mencapai kebutuhan tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa poin agar kita bisa memprogram diri kita dengan baik, yaitu menentukan:
1. Tujuan hidup atau masa depan
2. Penjabaran secara detail hal-hal apa yang akan dihadapi
3. Kontribusi apa yang bisa dilakukan untuk masyarakat
Manusia mungkin selama hidup di dunia akan merasakan saat-saat dewasa dan itu semua pasti ada persiapan khusus untuk menghadapi itu. Namun persiapan yang dilakukan perlu kerja keras dan usaha agar semua yang dicita-citakannya tercapai. Salah satu usaha yang paling utama adalah disiplin. Tidak mudah dalam mendisiplinkan diri sendiri, harus ada suatu niat dan upaya untuk mendukung kita agar kita dapat hidup disiplin. Sikap dan perilaku disiplin seorang manusia sebaiknya dimiliki semenjak kecil. Jika itu tidak dilakukan, maka seorang anak akan mengalami kesulitan menghadapi masa depannya ketika ia dewasa.

Namun, untuk bisa memrogram diri kita secara maksimal, ada baiknya kita mengenali image kita sendiri terebih dahulu, baik di dalam maupun di luar / lingkungan sekitar. Image yang dimaksud misalkan kelebihan-kelebihan dan kekurangan kita dalam menghadapi aktivitas sehari-hari. Salah satu contoh, seseorang yang menganggap dirinya sangat mudah menulis kelemahan-kelamahan pada dirinya. Didefinisikan bahwa serangkaian pikiran dan perasaan yang menganggap dirinya lebih rendah (underestimated) terhadap orang lain atau lingkungannya. Sikap diri ini membawa ada sikap rendah diri,tidak percaya diri, pasrah pada keadaan, tidak mampu menghadapi tantangan hidup,dll.

Sebaliknya, jika seseorang menampilkan kelebihan-kelebihan di depan orang banyak, dia akan berpikir bahwa dia yang menganggap dirinya lebih tinggi (overestimated) terhadap orang lain dan lingkungannya. Sikap diri ini membawa dampak pada tinggi hati, terlalu percaya diri, angkuh, sombong, mau menang sendiri, dll.

Dua hal di atas menjadi acuan, mana langkah yang baik bagi kita untuk menjalakan hidup ini dengan baik dan benar, apakah kita termasuk golongan orang yang under-estimate atau over-estimate. Kembali dari keyakinan diri-sendiri.

Tidak selamanya manusia hidup dengan kelancaran tanpa hambatan dan masalah. Pasti akan menempuh suatu kegagalan yang penyebabnya bukan seluruhnya faktor dari orang lain, melainkan kebanyakan dari kesalahan kita sendiri. Banyak orang yang menganggap bahwa segala yang dilakukan olehnya baik sebelum dan akan dilakukannya itu takut, dan pernyataan tersebut membuat diri kita akan sulit untuk menjalankannya. Faktor-faktor yang membuat kita sering mengalami kegalalan:
1. Hambatan Genetika
2. Hambatan Psikis
3. Hambatan Lingkungan

Tahukah kita jika kita sering mengucapkan afirmasi pada diri sendiri? Tapi pernahkah kita mengevaluasi afirmasi macam apa yang kita ucapkan ke diri kita? Misalnya ketika dihadapkan pada situasi sulit, apa yang kita katakan di dalam benak? Apa kita optimis dan mengatakan hal-hal yang membesarkan hati ? ataukah sebaliknya, kita malah mengeluh dan menganggap kesialan hidup mendatangi kita? Nah dengan terbiasa berafirmasi positif maka pelan-pelan kita memrogram pikiran bawah sadar dengan hal-hal yang positif dan nantinya akan sangat berpengaruh pada pada pemikiran, tindakan, perbuatan, sistem nilai dan belief systemmu sob.

Meski sederhana dan murah namun autosugestion juga mempunyai kekurangan. Kekurangan ini terletak pada bagaimana kondisi belief system yang sekarang mendominasi seseorang. Jika kita mengucapkan sebuah afirmasi (misal: tentang kondisi ideal yang ingin kita capai di masa depan) namun isi dari afirmasi tersebut bertentangan dengan kondisi yang saat ini kita alami, maka pikiran sadar kita akan menggali informasi dari pikiran bawah sadar, menganalisa afirmasi tersebut dan membandingkannya dengan informasi tentang kondisi kita ssaat ini. Belief system kita akan menolak afirmasi tersebut biarpun kita telah mengucapkannya ribuan kali. Diperlukan effort yang besar dari pihak kita agar afirmasi tersebut dapat menetap dan menggantikan informasi lama di pikiran bawah sadar. Nah, apakah ada cara lain untuk mengatasi kesulitan ini?

Ya dan subliminal adalah jawabannya. Subliminal adalah pesan atau sinyal yang didesain agar tidak dikenal oleh pikiran sadar namun ia terbaca dan disimpan oleh pikiran bawah sadar. Desain ini untuk mencegah agar pikiran sadar manusia tidak punya kesempatan mengolah dan menganalisa pesan/sinyal tersebut. Pikiran sadar mempunyai kecenderungan untuk menyortir semua informasi yang masuk dan persepsi manusia antara lain dibentuk oleh informasi dan data tersebut. Apabila pikiran sadar menolak informasi tertentu maka informasi itu tidak menjadi bagian dari persepsi kita. Namun jika informasi itu diterima oleh pikiran sadar, ia akan disimpan di pikiran bawah sadar dan dikemudian hari akan sangat berpengaruh pada pemikiran, tindakan, perbuatan, sistem nilai dan belief system seorang manusia.

Ada 2 macam subliminal yang penggunaannya cukup dikenal yaitu:
• dengan suara
• dengan teks

Pada dekade 1950-an seorang pakar pemasaran bernama James Vicary melakukan percobaan subliminal advertising di sebuah bioskop. Ia memasukkan subliminal frame yang mengandung kata-kata “Minumlah blablabla” dan “Belilah popcorn blablabla” di dalam film yang sedang diputar. Frame ini bergerak sedemikian cepat sehingga penonton tidak melihat tulisan tersebut di layar bioskop. Selama 1 jam lebih mereka terpapar oleh teks subliminal tersebut. Hasilnya: penjualan minuman ringan merek tertentu naik 18 persen dan penjualan popcorn meroket sampai 50 persen. Subliminal advertising ini amat efektif sehingga di negara-negara maju penggunaannya diawasi dengan ketat.

Dari artikel ini Kita mengetahui bagaimana teknologi subliminal bekerja. Mulai sekarang jagalah selalu pikiran dan kata-kata kita ke arah positif agar perbuatan dan tindakan kita selalu mengarah ke arah yang positif juga. Carilah pertemanan dengan orang-orang yang ‘positif’ dan jauhilah orang-orang yang mentalnya ‘negatif’ (sering berkeluh kesah, marah-marah, emosi tidak terkendali, dll). Namun sering juga kita tidak dapat menghindari mereka karena mereka adalah bagian dari ritme hidup kita. Jadi cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah menjadikan diri kita secara mental sangat kuat berakar dalam hal-hal yang baik sehingga negativitas dari orang-orang tersebut tidak berdampak pada mental kita. Jangan lupa untuk selalu memohon bantuan dan perlindungan Yang Maha Kuasa agar program self development kita berjalan dengan sukses sehingga akhirnya orang-orang bermental ‘negatif’ di sekitar kita lalu terinspirasi dengan keberhasilan kita.

Salah satu hal yang paling kuat yang dapat kita lakukan dengan pikiran kita adalah visualisasi. Visualisasi adalah sesuatu yang besar yang dapat digunakan oleh siapa saja yang ingin mengatasi masalah emosional. Visualisasi melibatkan penggunaan citra kreatif atau gambar yang positif dalam proses sugesti diri. Aatau dengan kata lain visualisasi adalah menggambarkan atau mengucapkan dalam pikiran, tanpa mulut berucap, cukup dalam pikiran saja. Proses ini dapat mencoba untuk mengubah setiap emosi negatif yang pada gilirannya pada gilirannya menjadi emosi positif.

Bagaimana visualisasi bekerja? Jawaban paling sederhana untuk menjelaskan cara kerjanya adalah bahwa visualisasi adalah cara merubah diri dengan cara melakukan koneksi pikiran-tubuh. Hubungan antara pikiran dan tubuh membuat tubuh bereaksi sesuai dengan apa yang ada dalam pikiran. Misalnya, ketika menonton sebuah film yang menakutkan, orang akan menunjukkan tanda-tanda ketakutan selama adegan yang mengerikan. Pikiran yang ketakutan berdampak pada tubuh, sehingga tubuh bereaksi terhadap rasa takut dan ada pada pikiran, seperti reaksi telapak tangan berkeringat atau bahkan menjerit ketakutan.

Dengan visualisasi, Anda hanya menggunakan gambar positif sehingga Anda secara positif dapat memperkuat fisik Anda. Anda berusaha untuk menumbuhkan perasaan kesejahteraan dari pikiran untuk tubuh Anda. Hal ini kemudian diharapkan tubuh Anda kemudian harus mulai menunjukkan tanda-tanda seseorang yang berada dalam tempat yang menyenangkan misalnya denyut nadi beristirahat dan perasaan keseluruhan tenang.
Agar visualisasi benar-benar masuk alam bawah sadar dan akhirnya berdampak positif pada potensi diri anda, Anda harus melakukannya dalam kondisi meditasi. Anda bisa menggunakan Self Programming untuk menjadikan anda masuk dalam kondisi meditasi. Namun, potensi yang ada pada diri manusia itu tidak dapat dilihat oleh kita. Potensi-potensi itu kita bisa buktikan dengan menunjukkan potensi itu kepada publik.

Kadang kala potensi yang dimiliki oleh setiap manusia tidak selamanya baik dan tidak selamanya buruk. Ada yang dapat mengatasinya dan dapat menciptakan sebuah keberhasilan dan ada pula yang belum dapat mengatasinya dan berujung gagal. Kita tidak tahu kapan kita akan gagal atau berhasil, yang akan menentukan itu semua adalah keyakinan dan kepercayaan diri Anda untuk mencapai kebutuhan dan tujuannya masing-masing. Sementara, Sang Pencipta lah yang mengatur dan menuntun jalan hidup manusia serta menetapkan takdir yang sudah ditentukan-Nya.

Rasanya mustahil bila kita mendengar ada seseorang yang mengatakan tidak ingin berhasil, sebab itu adalah inpian setiap orang. Bahkan bisa dikatakan keberhasilan adalah hak milik setiap orang. Tetapi keberhasilan itu dapat kita capai dengan meraih impian yang mengandalkan kekuatan dalam diri kita, dengan cara menata kembali cara memprogram pemikiran kita, berefleksi tetntang potensi hidup kita, diri kita dan tujuan hidup.

Kesederhanaan adalah kunci awal dari langkah untuk menuju sebuah keberhasilan. Kesederhanaan itu adalah jujur kepada diri kita sendiri. Kesederhanaan adalah kemenangan dari nafsu kita yang ingin menguasai diri kita. Kesederhaan adalah kasih sayang yang penuh dengan kekuatan cinta. Juga keberhasilan tersebut dapat kita capai dengan cara memperbaiki jalingan dengan siapapun, karena menurut aku “Semakin baik menjalin hubungan dengan sesama, semakin baik pulalah kualitas kehidupan kita”.

Kehidupan ini terus berlansung, terus berjalan sebagaimana kita ingin berjalan. Tidak ada satu pun yang bisa menghentikannya. Waktu akan terus berputar seperti roda dan juga berhembus seperti angin, yang dibawa serta oleh kehidupan. Ada siang ada malam, ada panas ada dingin, ada tinggi ada rendah, ada hidup ada mati, ada benar ada salah, ada buruk ada baik, ada keberhasilan juga ada kebangkrutan.

Roda waktu kehidupan itu akan menyapa siapa saja dan tidak memandang bulu. Kadang yang menyapa adalah siang, kadang pula malam. Kadang yang menyapa adalah kesuksesan, kadang juga adalah kebankrutan. Kadang yang menyapa adalah kebahagiaan, kadang juga adalah kedukaan. Kita hanya tinggal menerima kapan ia datang. Kita tidak dapat menolaknya. Dan kita tidak dapat mengusirnya.

Yang kita bisa lakukan hanyalah menerima dan memahami, kemudian kita menyikapinya, sehingga dapat membuat apapun yang singgah dihadapan kita, menjadi sebuah kualitas yang akan dibawa oleh kehidupan itu, dan dapat menjadi pupuk buat diri kita. Atau dapat juga menjadi sebagai Mesin pendorong untuk kemajuan diri kita.

Namun kehidupan ini adalah proses panjang perjalanan kehidupan kita sendiri. Kita sedang meneliti proses dan kita sedang menaiki tangga eksplorasi diri. Setelah mencapai ujung sebuah proses dari target awal proses kita, di situ kita akan terlihat lagi proses yang membentang ke depan. Demikian seterusnya.

Kadang kondisi kita sering mengalami de-motivated dalam segala hal. Kita sering kebingungan akan arti sebuah tujuan. Banyak orang yang merasa sulit untuk mencapai kesuksesan karena tidak dapat memahami paradigma dari sukses, dan selalu merasa jatuh kedalam jurang kesulitan. Kapan kita ini akan bangkit? Bagaimana kita ini akan bangkit? Dari mana kita ini akan bangkit?

Kebangkitan kita ini berhubungan dengan motivasi yang kita dapat. Kalau kesulitan dan hambatan terhampar di hadapan kita, terus apa yang dapat menjadikan memotivasikan kita Untuk Maju? Untuk Terus Berjalan? Tentunya kita harus menemukan motivasi itu untuk diri kita sendiri.

Kita dapat memasuki dan menemukan motivasi itu melalui penataan kembali pemrograman pemikiran kita. Dengan dimulai dari memahami tentang proses pikiran kita, kemudian memperbaiki visi dan misi kita, menajamkan kreativitas kita, menjadikan diri kita untuk mandiri, dan juga mendapatkan kekuatan kita. Juga dengan melakukan penataan program pikiran, pemrogram pikiran itu berhubungan dengan 3 kecerdasan utama manusia yang dimilikinya, yaitu Emotional Quotient (Hasil pengendalian pemikiran melalui emosional kita), Spiritual Quotient (Hasil pengendalian pemikiran melalui rohani kita), dan Adversity Quotient (Hasil pengendalian pemikiran melalui keburukan/kemalangan kita).

Sering kali juga kita menemui masalah dan berujung gagal dalam menghadapi hidup di dunia ini. Mungkin ada beberapa solusi dan cara-cara untuk mengatasinya, sebagai berikut

• Jaga Penampilan & Bahasa Tubuh Anda
a. Kesan pertama sangat menentukan
b. Kesan pertama ditentukan oleh apa yang dilihat oleh pewawancara, yaitu: penampilan dan bahasa tubuh
c. Penampilan yang baik juga membantu diri anda untuk bersikap lebih baik
d. Tampil dan berperilaku yang profesional agar kesan profesional dapat ditangkap oleh pewawancara

• Imajinasi Kreatif yang Positif
a. Ciptakan gambaran tentang tujuan anda seolah-olah sudah terjadi
b. Imajinasikan dengan detil dan jelas cara anda dalam mencapai tujuan tersebut
c. Ulangi terus imajinasi anda
d. Imajinasi tidak boleh diliputi keraguan. Anda harus yakin

• Self Talk yang Positif
a. Saya sukses
b. Saya percaya diri
c. Saya bersemangat
d. Saya cerdas
e. Saya bersemangat
f. Saya tenang
g. Saya merasa luar biasa
h. Saya bahagia
i. Saya bisa memaafkannya
j. Saya kreatif
k. Saya bisa
l. Saya sehat

Penjabaran di atas berikut membuktikan bahwa manusia dengan perjuangan hidup dan keyakinan diri yang kuat dapat mengatasi dan mencapai tujuan hidupnya.

Sumber

http://www.blogpengembangandiri.com/jika-semua-program-pengembangan-diri-anda-gagal-cukup-lakukan-satu-hal-ini/

http://joyfuljoyseeker.blogspot.com/
http://www.gelombangotak.com/visualisasi_perubahan_diri_hidup.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s