Fenomena, Teknologi dan Masa Depan

Perkembangan teknologi secara pesat beberapa abad terakhir membuat kehidupan manusia sangat bergantung kepada teknologi yang mereka ciptakan. Ide yang mereka miliki untuk beralih dari kehidupan tradisional menjadi kehidupan yang serba modern adalah suatu hal yang menghebohkan. Barang tradisional yang dahulu manusia pakai untuk menghidupi kebutuhan hidup mereka pun sudah mulai ditinggalkan.

Saat ini, ketergantungan manusia terhadap teknologi tak bisa luput dan bahkan semakin mewabah. Ini dikarenakan kreativitas dan inovasi yang manusia buat terus berkembang hingga memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, di saat penemuan-penemuan itu ditemukan dan lahirnya teknologi yang canggih membuat sikap malas manusia mulai timbul dari diri mereka sendiri. Kehidupan sinergis yang dahulu tampak, kini hilang begitu saja oleh teknologi yang semakin merajalela. Contoh penemuan teknologi yang membuat manusia malas adalah ditemukannya robot untuk membantu kerja manusia.

Dampak yang ditimbulkan tidak hanya dalam bidang-bidang yang berkaitan dengan teknologi saja, kehidupan sosial pun terkena imbasnya pula. Kehidupan bersosialisasi pada zaman sebelumnya mulai lenyap dengan gaya modernisasi dan individu yang mulai diterapkan oleh manusia. Mereka tidak memikirkan kehidupan orang-orang yang tidak mampu dengan kehilangan pekerjaan mereka, disebabkan teknologi yang mengambil alih dari sebagian pekerjaan mereka.

Disaat perkembangan teknologi di atas angin, manusia lupa akan bahaya yang datang akibat teknologi tersebut. Lingkungan alam, flora dan fauna menjadi korban. Sebagai contoh, di daerah kutub yang dahulunya memiliki daratan es yang luas dan besar, kini mencair akibat global warming. Di hutan, banyak hewan dan tumbuhan yang langka bertahan hidup di sana, kini semakin lama semakin punah akibat ulah manusia yang menebang pohon-pohon hutan untuk dijadikan bahan mentah suatu produk industri.

Lantas, apa langkah yang sebaiknya manusia lakukan untuk menghindari dampak buruk yang terjadi akibat ulah mereka sendiri. Antisipasi apa yang seharusnya manusia ambil untuk tetap bertahan hidup di bumi ini dengan tidak menghancurkan flora dan fauna yang semakin punah. Jelas, dari sekian fenomena di atas, artinya bahwa masa depan dimulai dari sekarang.

Maka dari itu, dibutuhkan generasi-generasi penerus untuk membuat suatu jalan keluar agar dampak yang ditimbulkan dari penemuan teknologi tidak semakin meluas. Menciptakan suatu alat teknologi yang tidak merusak alam, simpel dan kreatif merupakan dambaan semua kalangan. Inilah pekerjaan rumah bagi generasi penerus yang menggeluti bidang elektronik dan robotik.

Menciptakan sebuah robot adalah hal yang baik, tetapi akan lebih baik lagi tidak membuat manusia kehilangan pekerjaan. Maksudnya, setiap robot bekerja untuk mengerjakan pekerjaan yang tidak dapat manusia kerjakan saja, tidak seluruh bagian diambil alih oleh robot tersebut. Berkaitan dengan robot, bidang yang sangat mendalami akan kerja dari sebuah robot adalah sitem komputer. Sistem yang sebelumnya dibuat terlebih dahulu oleh manusia kemudian dikembangkan dengan kolaborasi teknologi agar terlihat stylish dan sempurna.

Kini, teknologi tersebut sudah mendunia apalagi dengan munculnya berbagai tipe dan bentuk yang memperlihatkan kecanggihan suatu benda. Semakin kecil dan tipisnya benda tersebut semakin canggih penggunaan teknologi. Artinya, harga yang ditaksir akan melambung tinggi. Inilah yang terjadi di Replubik ini. Masyarakat terlalu konsumtif dengan timbulnya teknologi canggih. Kemunculan teknologi membuat mereka melupakan kepentingan umum yang merupakan sifat dasar manusia sebagai makhluk sosial.

Apalagi dengan penemuan-penemuan yang diciptakan oleh pemuda-pemuda Indonesia yang akhir-akhir ini sedang giat untuk mengejar ketertinggalan dalam bidang indusrtri. Namun, amat disayangkan bila penciptaan sebuah penemuan yang canggih sekalipun tidak didukung oleh peran pemerintah. Di samping itu, perlu adanya sosialisasi untuk sebuah penemuan yang kemudian bisa diperlihatkan ke publik. Seandainya peran pemerintah dan masyarakat dalam mendukung proyek penemuan oleh generasi penerus ini bisa direalisasikan, maka tak tanggung lagi, masyarakat akan beralih untuk membeli produk sendiri dan tidak tergantung dengan barang canggih yang diimpor dari luar negeri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s